Saatnya melestarikan budaya sendiri cuyyyy…

bro sis semua…taw ngga kalo angklung tu warisa asli Indonesia dan telah mendunia keberadaannya sekarang. Nah….. dan angklung sendiri kini telah ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO.  Oleh sebab itu maka kita diwajibkan untuk melestarikan kebudayaan ini… karena siapa lagi kalo bukan kita yang merupakan penerus para pendahulu kita?

perlu di apresiasi bro.. Para mahasiswa D3 perpustakaan UNS mempunyai kegiatan yang khusus untuk melestarikan kebudayaan ini.  Komunitas angklung ini dinamai dengan “bambu Nada”. kenapa bambu nada? Disinyalir karena alat musik yang digunakan berasal dari bambu yang mengahsilkan nada-nada bro…:mrgreen: hehehe

Bambu nada mengadakan latihan rutin setiap hari senin pukul 15.30. Dan untuk basecamp latihannya berpusat di gazebo FISIP UNS. Dan yang patut di acungi jempol. Para anggotanya loyal sekali untuk mengikuti latihan ini … walaupun gak dibayar namun rasa bangga ada di dalam hati karena bisa menggunakan sekaligus melestarikan budaya ini… Semangat Terus Para mahasiswa.. di era moderen seperti ini jangan sampaai kebudayaan asli kita malah tergantikan oleh kebudayaan asing yang cenderung merusak kebudayaan kita.

tetap semangat.. jayalah negaraku tanah air tercinta Indonesia Raya😀

Posted by Eka Aji Mustofa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s