Apakah “Search Engine” Akan Menggeser Keberadaan Pustakawan?

Pendapat saya:

sebenarnya pandangan yang mengatakan Internet telah menggeser peran pustakawan dan budaya baca di negara kita,sesungguhnya tidak tepat. karena menurut pengamatan saya informasi yang butuhkan pengguna semata karena keterbatasan waktu dan biaya. Alasannya kalau kita butuh beberapa pengertian dari berbagai defenisi maupun permasalahan lain kita cari di perpustakaan memakan waktu yang lama, bila harus membeli buku keuangannya tidak mendukung. sehingga Internet jadi tujuan efisiensi waktu dan dana. yang pasti pendidikpun tidak tertutup kemungkinannya untuk mendapat informasi terbaru. sehingga menurut saya peran pendidik semakin besar menerima tantangan ini dan siapa yang tidak mau mengutak atik komputer atau membaca informasi bebagari pengetahuan di Internet akan tertinggal.

kenapa internet di sebut telah menggeser budaya baca?
bukannya tanpa membaca, pengguna internet gak bisa apa-apa.
pengetahuan dari internet itukan hanya bisa dibaca. gak bisa diraba, maupun dirasakan.
kalo berupa gambar-gambar sih, emang bisa dilihat. tapi, 85% kan berbentuk tulisan.
jadi, budaya baca malah terbantu dengan adanya internet. orang-orang yang malas membaca buku, akhirnya bisa termotivasi untuk membaca dari internet. itu berarti, internet memfasilitasi budaya baca.

jika dikatakan bahwa, tenaga pendidik lebih lambat dari internet, ngga juga.
kenapa? karena banyaknya waktu yang kita gunakan belajar di sekolah / kampus, terbatas. berbeda dengan internet. sepulang sekolah / kuliah, sementara istirahat (atau bahkan sementara guru dan dosen mengajar), sebelum tidur, kita bisa mengakses pengetahuan dari internet. sama sekali ga terbatas. apalagi internet bisa diakses dari hape. hape yg menyediakan layanan browsing juga sudah murah-murah.
selain itu, internet juga membiasakan kita untuk belajar otodidak tentang hal-hal yang tidak diajarkan di sekolah/kampus. internet itu sebagai pelengkap pendidikan, sebagai fasilitas, sebagai motivator. sedangkan tenaga pustakawan sebagai penunjuk arah. kemana kita harus membawa suatu pengetahuan yang kita dapat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s